Seiring kemajuan teknologi, berbagai perangkat mobile kini mendapatkan aplikasi WiFi yang tampaknya memudahkan pengguna untuk menjelajah internet. Namun bukan rahasia umum lagi bahwa radiasi yang ditimbulkan WiFi berdampak kurang baik bagi kesehatan.
Terutama untuk laki-laki, sebuah
studi di Argentina menyatkaan bahwa radiasi elektromagnetik yang timbul dari
gelombang WiFi dapat membunuh 25% sel sperma setelah 4 jam terpapar.
Sekarang, kamu tahu bahwa "perkakas" kamu sedang terancam karena radiasi ponsel. Apa yang harus dilakukan?
Langkah sederhananya cukup dengan menghindari peletakan ponsel di kantung celana. Selain itu bisa juga mengaktifkan mode pesawat karena pada mode itulah tidak ada jaringan yang terhubung ke ponsel kamu
Namun apabila memang harus menaruh ponsel di kantung celana, mungkin celana dalam bernama Wireless Armour bisa jadi pilihan.
Celana dalam ini dirancang oleh Sir Richard Branson dengan tujuan untuk melindungi kesehatan "perkakas" dari radiasi nirkabel.
Wireless Armour terbuat dari campuran perak murni dan kain katun. Kedua kombinasi ini disebut RadiaTex. Perlu diketahui bahwa perak dapat menahan radiasi berbahaya secara efektif.
Bahan katun membuat celana dalam menjadi lentur, kuat, dan tidak cepat rusak. Produsen menegaskan bahwa Wireless Armour dapat bertahan hingga 6 tahun penggunaan atau 300 kali pencucian
Celana dalam unik ini sendiri memiliki beberapa versi dengan variasi harga yang beragam. Sudut proteksi terbagi menjadi 180 derajat dan 360 derajat. Namun satu yang pasti, bagian vital akan lebih menonjol.
Wireless Armour dijual dengan kisaran harga 300 sampai 500ribuan di
situs resminya.
Harus diakui memang termasuk mahal dibanding dengan celana dalam pada umumnya. Hal ini dikarenakan bahan perak murni yang termasuk logam mulia dan tinggi nilai jualnya.
Sebuah harga yang pantas untuk perlindungan "perkakas" kamu yang berharga.