01 02 03 Sefsed: Dibekali 18 Rotor, Drone Ini Sanggup Angkut Manusia 04 05 15 16 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 31 32 33

Dibekali 18 Rotor, Drone Ini Sanggup Angkut Manusia

34
Dibekali 18 Rotor, Drone Ini Sanggup Angkut Manusia

Teknologi di bidang transportasi kian merambah ke ranah yang lebih luas, salah satunya adalah transportasi udara.

Pesawat adalah contoh kendaraan komersial untuk pengangkutan penumpang melalui udara. Dengan pesawat, penumpang bisa menuju suatu titik dengan cepat tanpa terhambat oleh macet seperti yang terjadi pada transportasi darat. Selain itu efisiensi dan keamanannya jauh lebih tinggi.

Tetapi sayangnya harapan untuk memiliki transportasi udara secara personal masih cukup jauh. Pesawat dan helikopter belum layak dijadikan kendaraan personal karena harganya yang mahal serta ukurannya yang amat besar.

Kabar baiknya, perlahan namun pasti beberapa startup mulai mencanangkan kendaraan personal yang bisa terbang ke udara. Salah satunya yang menarik perhatian ialah Volocopter.

Beberapa waktu lalu, Ehang 184 diperkenalkan yang merupakan drone quadcopter yang bisa membawa manusia terbang. Kali ini Volocopter hadir dengan konsep serupa, namun memiliki beberapa perbedaan yang mendasarinya.

Dibekali 18 Rotor, Drone Ini Sanggup Angkut Manusia

Volocopter hadir dengan 18 rotor yang sanggup mengangkat tubuhnya serta dua orang penumpang. Setiap rotor terhubung satu dengan lainnya dan membentuk ornamen lingkaran yang sekilas akan membuatnya terlihat seperti helikopter.

Ide awal Volocopter hadir pada awal tahun 2010, terinspirasi dari qudrocopter, sejenis drone yang dikendalikan dari jarak jauh dan dapat terbang dengan stabil. Para pendiri e-volo tertarik untuk menciptakan kendaraan terbang yang bisa mengangkat manusia.

Setelah pengembangan yang panjang, akhirnya Volocopter menemukan titik terang. Versi terakhir yang dibuatnya ialah VC200 yang telah mendapat izin penerbangan dari Pemerintah Jerman.

Dan pada 30 Maret 2016, Volocopter VC200 untuk pertama kalinya melakukan penerbangan pertama dengan awak. Berikut videonya:


Alexander Zosel yang menjadi pilot pertama Volocopter mengaku terkesan saat mengendarai drone seberat 450 kilogram ini.

"Itu benar-benar seolah saya berdiri di tanah, dan kemudian saya melihat ke bawah dan ada 20-25 meter di bawah saya, "kata Zosel.

"Itu adalah hal luar biasa yang kami raih disini. Ini sulit dipercaya!" lanjutnya.

Dibekali 18 Rotor, Drone Ini Sanggup Angkut Manusia

Hingga kini Volocopter masih terus dikembangkan. Pihaknya akan fokus pada peningkatan gaya angkat dan kemudahan kendali. Mereka juga meyakinkan bahwa drone buatannya lebih stabil, aman, minim getaran, dan tidak menghasilkan kebisingan.

Label: ,

35 36 37 38