Ilmuwan Australia memang dikenal sebagai pemegang rekor dunia terkait penggunaan pemanfaatan tenaga matahari. Tahun lalu insinyur di UNSW meraih rekor efisiensi hingga 34,5 persen untuk konversi sinar matahari menjadi listrik.
Kini tim ilmuwan dari Australian National University berhasil mencatat rekor baru dengan tingkat efisiensi mencapai 97 persen untuk mengubah sinar matahari menjadi tenaga uap.
Cahaya tidak diserap, justru dipantulkan ke receiver
Tidak seperti panel surya fotovoltaik yang langsung mengkonversi energi listrik, para ilmuwan mengkonsentrasikan panas pada satu titik yang kemudian memanaskan air dan berubah menjadi uap untuk menggerakan turbin sehingga menghasilkan listrik.
Serangkaian panel surya yang mirip big dish ini yang terdiri dari permukaan cekung reflektor yang mengarahkan sinar pada satu fokus sebelum dikonversi menjadi listrik.
Bentuk fisiknya mirip dengan big dish
Receiver yang merupakan pusat penerimaan panas punya suhu yang sangat tinggi ketika beroperasi. Untuk itulah untuk kepentingan kalibrasi, ilmuwan menggunakan cahaya lemah dari bulan. Sebab jika fokus salah sedikit maka akan fatal akibatnya.
Proyek ini bertujuan untuk mengurangi biaya listrik khususnya untuk penggunaan tenaga matahari.
Dr. John Pye yang terlibat dalam penelitian tersebut optimis panel surya buatan timnya dapat memainkan peran penting untuk membangun kendaraan bertenaga surya.