Kini telah hadir drone gaya baru yang mengambil bentuk burung. Drone tersebut adalah Bionic Bird yang punya kemampuan terbang mirip seperti burung sungguhan.
Produk semacam ini awalnya adalah barang mahal sebab hanya diciptakan untuk keperluan spesifik, bukan untuk umum. Beruntungnya Edwin Van Ruymbeke menyadari hal ini dan ia menciptakan drone burung yang bisa dimiliki oleh masyarakat awam.
Bionic Bird memiliki figur seperti seekor burung berwarna hitam dengan rentang sayap hingga 36 cm. Untuk mengakomodasi penerbangan, drone tersebut hanya berbobot 90 gram.
Bionic Bird mendukung Android dan iOS
Bionic Bird dapat terbang selama 10 menit di udara. Kamu bisa mengendalikannya dengan smartphone yang terhubung melalui Bluetooth. Jangkauan sinyal maksimal 100 meter.
Drone burung ini terlihat tak ada bedanya dengan burung sungguhan ketika terbang. Kepakan sayap dan manuvernya mungkin akan membuat siapapun mengira itu bukan sebuah drone.
Selain menawarkan penerbangan di luar, Bionic Bird juga memungkinkan penerbangan di dalam ruangan. Tidak perlu khawatir terjatuh atau menabrak sebab bobotnya yang begitu ringan meminimalisir potensi kerusakan.
Charger portable berbentuk telur untuk pengisian daya yang cepat
Satu unit Bionic Bird bisa kamu bawa pulang dengan harga Rp 1,8 juta. Biaya tersebut sudah termasuk charger portable yang bisa mengisi baterai hingga penuh hanya dalam 12 menit.